Art Original
Pengaruh Ukuran Arang Cangkang Kelapa Sawit Terhadap Sifat Mekanik, Porositas dan Mikrostruktur Proppant
Cangkang kelapa sawit merupakan limbah yang dihasilkan dari pengolahan industri minyak kelapa sawit yang pemanfaatannya dapat dijadikan sebagai pellet komposit. Cangkang kelapa sawit dimanfaatkan setelah dibakar menjadi arang cangkang kelapa sawit. Karena pada arang cangkang kelapa sawit memiliki kandungan dan kandungan silika yang mampu mengadsorpsi suatu material. Penelitian ini bertujuan membuat pellet komposit dengan menggunakan arang cangkang kelapa sawit sebagai penguat dan diikat polietilenglikol (PEG). Pada penelitian ini, ukuran butir arang cangkang kelapa sawit berbeda-beda yaitu 60 mesh, 80 mesh dan 100 mesh, komposisi arang cangkang kelapa sawit dan polietilenglikol yaitu 80% : 20% dan selanjutnya proses kompaksi dengan tekanan 5 Tons. Hasil uji kekuatan tekan tertinggi pada sampel III yaitu 0,43 MPa karena adanya pengaruh ukuran butir, dimana ukuran butir dengan mesh yang nilainya besar akan menjadi semakin halus sehingga ukuran butir yang halus memperkuat terjadinya ikatan permukaan antara arang cangkang kelapa sawit dan polietilenglikol 400, sedangkan porositas tertinggi pada sampel I yaitu 11,81% karena dengan ukuran ukuran butir yang kasar akan memudahkan masuknya larutan kerosin (minyak tanah) yang terjadi selama 24 jam.
No other version available