Art Original
Hubungan Pet Attcment Dengan Stress Kerja Pada Mahasiswa Yang Kuliahsambil Bekerja Di Pekanbaru
Hubungan Pet Attcment Dengan Stress Kerja pada Mahasiswa yang Kuliahsambil Bekerja di Pekanbaru Fuji Rahayu FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU PEKANBARU ABSTRAK Mahasiswa yang berkuliah sambil bekerja membuat mahasiswa memilikiperan ganda, dengan konsekuensi beban lebih berat. Hal ini dapat menimbulkanstres. Stres yang dialami mahasiswa yang kuliah sambil bekerja disebut denganstres kerja. Dukungan emosional merupakan salah satu cara mengatasi stres.Dengan terjalinnya hubungan atau interaksi dengan anggota keluarga, teman, danlingkungan sekitarnya. Interaksi dengan lingkungan sekitarnya berupa interaksidengan hewan peliharaan berupa kelekatan hewan peliharaan (pet attachment) iniakan menurunkan tingkat stres. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuihubungan pet attachment dengan stres kerja pada mahasiswa yang kuliah sambilbekerja di pekanbaru. Sampel pada penelitian ini berjumlah 109 orang. Metodepengambilan sample yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknikNonprobability Sampling yaitu Purposive Sampling. metode pengumpulan data petattachment menggunakan skala Lexington Attachment to Pets Scale (LAPS) danstres kerja diukur dengan menggunakan Job Stress Scale. Hasil koefisien korelasiantara pet attachment dan stres kerja sebesar (r) -0,341 dan diketahui nilaisignifikan 0,05. Hal ini membuktikan terdapat hubungan yang negatif signifikanantara pet attachment dan stres kerja. Artinya semakin tinggi pet attachmentsemakin rendah tingkat stres kerja pada mahasiswa kuliah sambil bekerja. Begitujuga sebaliknya semakin rendah pet attachment semakin tinggi tingkat stres kerjapada mahasiswa kuliah sambil bekerja. Key word: mahasiswa bekerja, pet attachment, stres kerja.
No other version available