Art Original
Perilaku Nakal Menghirup Lem Pada Geng Remaja (studi Pada Geng Remaja Jalan Kayu Jati Tembilahan Hulu)
Seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi yang canggih, memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan sehari-hari terutama pada remaja. Penyalahgunaan lem merupakan salah satu bentuk kenakalan alternatif bagi remaja yang banyak dijumpai. Hal itu dikareakan harga yang lebih murah dibandingkan dengan narkoba lain seperti ganja, sabu, ekstasi yang memiliki harga mahal, tentu menghisap lem menjadi pilihan remaja untuk mendapatkan sensasi yang sama dengan harga yang lebih terjangkau. Penyalahgunaan lem tersebut juga memiliki dampak berbahaya dengan narkoba-narkoba tersebut yang bisa mengakibatkan terganggunya fisik dan psikis para remaja tersebut untuk berkembang. Teori yang digunakan adalah teori sosiogenis dan teori subkultural. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. hasil yang peroleh peneliti dalam penelitian ini yaitu Geng sangat berperan dalam membentuk perilaku ngelem pada remaja karena rasa penasaran dan mudah meniru remaja menyebabkan mereka dengan mudah terjerumus dalam perilaku ngelem. Dengan adanya geng membuat mereka dengan mudah terjerumus dalam hal tersebut. Faktor utama penyebab terciptanya perilaku ngelem adalah faktor lingkungan, dimana umumnya anggota geng ini terdiri dari anak-anak yang tidak bersekolah dan putus sekolah, sehingga setiap perilaku anggota geng ini mempengaruhi anggota geng lainnya.
No other version available