ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kajian Tingkat Kekritisan Lahan Di Kabupaten Siak
Bookmark Share

Art Original

Kajian Tingkat Kekritisan Lahan Di Kabupaten Siak

Santoso - Personal Name; Faizan Dalilla - Personal Name;

Lahan kritis merupakan salah satu bentuk dari lahan terdegradasi. Jika lahan kritis dibiarkan terus menerus maka luasannya akan bertambah dan lahan menjadi tidak produktif lagi, selanjutnya akan mempengaruhi kualitas lingkungan, kerugian materi, serta penurunan kesejahteraan masyarakat. Lahan kritis disebabkan oleh tekanan penduduk, juga perluasan areal dan perkebunan yang tidak serta pengelolaan hutan yang tidak maksimal. Pengelolaan lahan kritis dilakukan Sebagai upaya mengurangi dampak terhadap lingkungan yang disesuaikan dengan tingkat kekritisan lahan-lahan tersebut. Kabupaten Siak merupakan kabupaten yang pertumbuhan luas areal perkebunannya cukup besar dan terus meningkat dari tahun ketahun. Hal ini mengindikasikan adanya perluasan lahan kritis di Kabupaten tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kekritisan lahan di Kabupaten Siak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dimulai dengan identifikasi parameter penentu lahan kritis yaitu penutupan lahan, kemiringan lereng, tingkat bahaya erosi, produktivitas, dan pengelolaan lahan yang selanjutnya dispasialkan untuk di lakukan pembobotan. Hasil spasialisasi dan pembobotan terhadap parameter tersebut selanjutnya dianalisis dengan metode overlay sehingga didapatkan nilai yang menjadi dasar penentuan tingkat kekritisan lahan. Hasil penelitian menunjukkan Kabupaten Siak terdapat 5 kelas tingkat kekritisan lahan yaitu sangat kritis, kritis, agak kritis, potensial kritis, dan tidak kritis.Luas lahan dengan kondisi sangat kritis 18.726,68 Ha, kritis 65.241,43 Ha, agak kritis 88.412,47 Ha, potensial kritis 289.102,35 Ha, dan tidak kritis 322.411,53 Ha. Sebaran lahan sangat kritis dan kritis terluas terdapat pada lindung di luar kawasan hutan seluas 40636,39 Ha. Diikuti lahan kritis kawasan budidaya pertanian seluas 40.370,59 Ha dan yang terkecil berada pada kawasan hutan lindung seluas 2.893,90 Ha.


Availability
#
Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Fakultas Teknik) PWK 634.96 San k
244088
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
PWK 634.96 San k
Language
Indonesia
NPM
183410857
Publisher
Perencanaan Wilayah Dan Kota : Universitas Islam Riau., 2023
Keyword(s)
Lahan Kritis
Overlay
LaSIG
SIG
Skoring
Tingkat Kekritisan Lahan
Other Information
Petugas
Yuni
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?