Art Original
Pengaruh Bio Growth Dan Air Kelapa Pada Batang Bawah Umur Dua Bulan Terhadap Keberhasilan Penyambungan Dan Pemacuan Pertumbuhan Bibit Durian (durio Zibethinus M.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi maupun pengaruh utama Bio Growth dan air kelapa pada batang bawah umur dua bulan terhadap keberhasilan penyambungan dan pemacuan pertumbuhan bibit durian. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Badan Litbang Pertanian Riau yang terletak di Jalan Kubang Raya, Kelurahan Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, selama empat bulan terhitung sejak bulan Januari hingga April 2022. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah bio growth (B), terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 18, 36, 54 ml/L air. Faktor kedua adalah air kelapa (K), terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 25, 50, dan 75%. Sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan maka ada 48 plot percobaan. Masing-masing plot terdiri dari 4 tanaman dengan pengambilan 2 tanaman sebagai sampel pengamatan, sehingga keseluruhan tanaman adalah 192 tanaman. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang bawah, diameter batang atas, umur pecah tunas, pertambahan panjang entres, jumlah daun, dan persentase keberhasilan penyambungan. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh interaksi bio growth dan air kelapa berpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, diameter batang bawah, diameter batang atas, umur pecah tunas, pertambahan panjang entres, jumlah daun, tetapi tidak berpengaruh terhadap persentase keberhasilan penyambungan. Perlakuan terbaik bio growth 54 ml/L air dan air kelapa dengan konsentrasi 50%. Pengaruh utama bio growth memberikan pengaruh terhadap semua parameter pengamatan, dengan perlakuan terbaik terdapat pada 54 ml/L air. Pengaruh utama air kelapa memberikan pengaruh terhadap semua parameter pengamatan, akan tetapi tidak berpengaruh dengan pertambahan panjang entres, perlakuan terbaik dengan konsentrasi 50%.
No other version available