Art Original
Sistem Pendeteksi Asap Rokok Pada Ruangan Berbasis Notifikasi Telegram
Kebiasaan merokok merupakan hal yang sudah biasa dijumpai di tempat-tempat umum. Hal ini banyak menimbulkan masalah ketidak nyaman orang disekitar. Permasalahan larangan merokong seringkali diabaikan. Masalah ini dapat diatasi dengan perangkat otomatis yang dapat mendeteksi adanya asap dengan peringatan alarm disuatu ruangan dengan memakai sensor MQ-2 dan Mikrokontroler NodeMcu. Peneliti ingin mengembangkan metode pendeteksi asap menggunakan layanan Internet of Things (IoT). Dengan layanan Internet of Things (IoT) pendataan kadar asap akan dikirim melalui internet ke website online yang kemudian mengirimkan peringatan notifikasi telegram pada penanggung jawab keamanan ruangan. Penerapan teknologi ini dapat menjadi sebuah alternatif untuk pendeteksi asap pada kamar Hotel The Palace Pekanbaru. Keseluruhan alat ini dibagi menjadi beberapa bagian yaitu terdiri atas sensor MQ-2, mikrokontroller NodeMcu, dan buzzer. Alat ini bekerja terkoneksi dengan jaringan internet terdekat dan sensor MQ-2 mendeteksi asap rokok, dan sensor MQ-2 kemudian ke mikrokontroler NodeMcu untuk memproses, dari mikrokontroler arduino uno kemudian mengaktifkan buzzer sebagai alarm peringatan yang kemudian mentranferkan data ke website dan memberikan notifikasi ruangan terdeteksi asap rokok ke smartphone melalui notifikasi telegram. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kadar asap lebih dari 300ppm sebagai terdeteksi asap rokok, karena telah mengujicobakan sistem ke beberapa prototype dan ketika tidak ada asap rokok nilai kadar asap kurang dari 300ppm.
No other version available