Art Original
Pengujian Gugus Fungsi Dan Morfologi Pati Pisang Kepok (musa Paradisiaca Forma Typical) Sebagai Alternatif Biopolimer Untuk Chemical Eor
Produksi minyak dan gas sebagai sumber energi adalah salah satu kebutuhan paling penting untuk terus ada. Berbagai metode dikembangkan demi meningkatkan produksi minyak yang dimulai dari aliran alami (natural flow), secondary recovery, dan EOR. Metode EOR yang paling sering digunakan adalah polymerflooding dan terbukti meningkatkan produksi minyak dan menurunkan produksi air. Polimer dibagi menjadi dua jenis, yaitu polimer sintetik dan biopolimer. Polisakarida merupakan jenis polimer alami yang berasal dari tumbuhan yang tergolong dalam biopolimer. Pada penelitian ini akan dilakukan penelitian terhadap pisang kepok, karena pisang kepok memiliki kandungan polisakarida dan mudah ditemukan. Penelitian yang menggunakan bahan dasar pati pisang kepok sebenarnya sudah pernah dilakukan, tetapi hanya melakukan pengujian kompatabilitas, densitas dan viskositas. Penelitian ini akan bertujuan untuk mengetahui gugus fungsi yang terkandung dalam pati pisang kepok dengan melakukan uji Fourier Transfrom Infrared Spectroscopy (FTIR) dan mengetahui Morfologi yang terkandung dalam pati pisang kepok dengan melakukan uji Scanning Electron Microscopy (SEM) sebagai potensi bahan alternatif biopolimer untuk chemical EOR. Hasil dari pengujian FTIR pada pati pisang kepok menunjukan gugus fungsi O-H (3322,53), C-H (2937,71), C=O (1663,68), C-O (1242,21) dan Hasil pengujian SEM menunjukan Didapatkan Beberapa ukuran granula kecil 21,2µm, sedang 77,1µm dan besar 90,6 µm. Granula pati mempunyai bentuk yang lonjong tidak beraturan ada yang besar dan kecil dengan bentuk permukaan yang halus.
No other version available