Art Original
Pengelolaan Sistem Air Perkotaan Dengan Konsep Water Sensitive City Di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru
Water Sensitive City (WSC) merupakan pendekatan pengembangan kota yang berorientasi pada pengelolaan sistem air. Pengelolaan sistem air kota dengan pendekatan ini dapat meningkatkan konservasi air untuk penanganan permasalahan limpasan permukaan yang aman dan lebih responsif terhadap dampak urbanisasi dan perubahan iklim. Urgensi ini mendorong dilakukannya identifikasi penerapan konsep Water Sensitive City di Kecamatan Bukit Raya. Kecamatan Bukit Raya merupakan daerah rawan banjir di Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan peningkatan pengelolaan sistem air perkotaan dalam pengendalian limpasan permukaan berdasarkan Konsep Water Sensitive City di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru untuk menciptakan ruang kota yang tangguh terhadap bencana banjir. Metode yang digunakan untuk mengindentifikasi karakteristik pengelolaan sistem air di Kecamatan Bukit Raya adalah metode Benchmarking Water Sensitive City Index. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata indeks WSC Kecamatan Bukit Raya adalah 2,7. Terdapat dua indikator yang memiliki nilai indeks dibawah ambang batas dan diprioritaskan pengembangannya. Indikator tersebut adalah pemanfaatan ruang hijau dan biru perkotaan yang saling terhubung dan fungsi elemen perkotaan sebagai bagian dari sistem pengelolaan air perkotaan. Untuk meningkatkan kinerja indikator prioritas pengembangan pengelolaan sistem air perkotaan di Kecamatan Bukit Raya diperlukan penyusunan strategi yang diarahkan dengan penerapan infrastruktur hijau pada elemen perkotaan sebagai bagian dari sistem air di Kecamatan Bukit Raya. Adapun strategi penerapan terdiri dari tiga tipologi, yakni menata pemanfaatan ruang terbuka hijau pada persil bangunan yang ramah air, menata pemanfaatan ruang terbuka hijau pada koridor jalan yang ramah air, dan mengembangkan ruang terbuka hijau di sekitar sempadan sungai sebagai zona penyangga.
No other version available