Art Original
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (ipm) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Rokan Hilir
Perkembangan pembangunan manusia di Kabupaten Rokan Hilir selama lima tahun terakhir (2017-2021) menunjukkan peningkatan. Hal ini terlihat dari angka IPM yang menunjukkan tren positif dari tahun 2017 sampai tahun 2019, meskipun terjadi sedikit penurunan di tahun 2020 Pada tahun 2021, IPM di Kabupaten Rokan Hilir mencapai 69,34. Angka ini meningkat 0,19 poin dari tahun 2020 dimana capaian IPM tahun 2020 adalah sebesar 69,15. Dalam kurun waktu lima tahun, IPM Kabupaten Rokan Hilir mengalami peningkatan sebesar 1,5 poin. Namun, berdasarkan klasifikasi yang dihitung melalui UNDP bahwa IPM Kabupaten Rokan Hilir selama lima tahun terakhir (2017-2021) termasuk ke dalam kategori sedang. Hal ini patut menjadi perhatian karena IPM Riau secara umum pada tahun 2021 telah mencapai angka 72,94 yang merupakan kategori tinggi, sehingga mengindikasikan bahwa pembangunan manusia di Kabupaten Rokan Hilir belum sebaik pembangunan manusia di Provinsi Riau secara umum. Dalam mengidentifikasi pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rokan Hilir menggunakan analisis deskriptif kuantitatif melalui analisis regresi linear berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen yaitu angka Indeks Kesehatan (X1), Indeks Pendidikan (X2), dan Indeks Daya Beli (X3) terhadap variabel dependen yaitu Pertumbuhan Ekonomi (Y). Dari hasil analisis didapatkan nilai persamaan regresi linear berganda adalah Y= 126.748 + 108.096 X1 + 180.064 X2 + 11.762 X3. Hasil analsisis menunjukkan bahwa indeks kesehatan dan daya beli mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rokan Hilir, hal ini juga didukung dengan adanya sejumlah data yang diperoleh untuk mendukung hasil dari analisis tersebut. Nilai t hitung indeks kesehatan sebesar 1,449. Artinya, nilai t hitung lebih kecil dari nilai t table (1,449 < 2,015). Maka disimpulkan kesehatan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rokan Hilir. Nilai t hitung indeks pendidikan sebesar 5,500. Artinya, nilai t hitung lebih besar dari nilai table (5,500 > 2,015). Maka disimpulkan pendidikan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kaupaten Rokan Hilir. Nilai t hitung indeks daya beli sebesar -3,745. Artinya, nilai t hitung lebih kecil dari nilai table (-3,745 < 2,015). Maka disimpulkan daya beli berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rokan Hilir.
No other version available