Art Original
Pengaruh Variasi Komposisi Serbuk Cangkang Kerang Terhadap Kekuatan Tekan, Porositas dan Mikrostruktur Propant
Peningkatan budidaya kerang di Indonesia khususnya pada bagian moluska atau disebut dengan istilah cangkang kerang dapat dijadikan keramik komposit. Cangkang kerang memiliki kandungan zat kapur (CaO), alumina, kalsium karbonat (CaCO ) dan senyawa silika sehingga dapat mengadsorpsi suatu material karena serbuk cangkang kerang memiliki rongga atau pori yang selektif dalam melakukan pemfiltrasian air. Penelitian ini bertujuan membuat pellet komposit dengan menggunakan serbuk cangkang kerang sebagai penguat dan diikat oleh polietilenglikol (PEG). Pada penelitian ini, komposisi serbuk cangkang kerang dan polietilenglikol (PEG) diberikan variasi yang berbeda-beda dengan nilai 80% : 20%, 85% : 15% dan 90% dan 10%. Hasil kekuatan tekan tertinggi yaitu pada sampel 3 sebesar 0,97 MPa disebabkan adanya pengaruh komposisi serbuk cangkang kerang yang semakin banyak sehingga meningkatkan nilai kekuatan tekan. Sedangkan nilai porositas tertinggi pada sampel 1 sebesar 26,77%. Hal ini disebabkan naiknya komposisi serbuk cangkang kerang mengakibatkan terjadinya turunnya nilai porositas karena adanya akumulasi serbuk cangkang kerang pada pellet komposit sehingga sulitnya larutan kerosin (minyak tanah) masuk saat waktu perendaman selama 24 jam.
No other version available