Art Original
Studi Perbandingan Keefektifan Desain Lumpur Oil Base Mud Menggunakan Soybean Oil Dan Minyak Solar Terhadap Rheologi Lumpur Pemboran.
Dalam beberapa tahun terakhir penggunaan minyak solar pada formulasi oil base mud memiliki beberapa kelemahan sehingga dapat menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitar area pemboran apabila digunakan. Untuk meminimalisir hal tersebut, para peneliti mulai meneliti lumpur berbahan dasar minyak nabati yang bersifat lebih ramah lingkungan, low toxicity dan bersifat biodegradable. Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan lumpur berbahan dasar minyak kedelai dan minyak solar. Tujuan penelitian ini untuk menguji perbandingan keefektifan desain lumpur berbahan dasar soybean oil yang bersifat non-toxicity oil dan minyak solar yang bersifat toxicity oil terhadap rheology lumpur pemboran. Masing-masing sampel tersebut memiliki konsentrasi OWR 70:30. Sampel tersebut diuji rheology, seperti : densitas, plastic viscosity, yield point, gel strength, filtration loss dan mud cake.Pengujian sampel tersebut diuji dengan temperatur (T=80°F dan T=150°F). Didapatlah hasil bahwa sampel lumpur berbahan dasar soybean oil memenuhi standarisasi API (American petroleum institute). Nilai densitas sampel lumpur berbahan dasar soybean oil berkisar 8.6 ppg, nilai plastic viscosity 22 cp, nilai gel strength 10 det 20 lb/100ft, nilai gel strength 10 min 26 lb/ft, nilai yield point 20 lb/ft, nilai filtration loss 3.5 ml, dan nilai mud cake 2.3 mm. Penurunan nilai rheology tersebut disebabkan oleh pengaruh kenaikan temperature tinggi dari T=80°F menjadi T=150°F, semakin tinggi temperature yang diberikan maka menyebabkan nilai rheology yang dihasilkan menjadi lebih rendah.
No other version available