Art Original
Implementasi Metode Gramatika (Kaidah) dan Tarjamah dalam Pembelajaran Nahwu di Madrasah Salafiyah Wustha Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 Pekanbaru
Metode pembelajaran merupakan salah satu unsur penting dalam proses pembelajaran dan metode pengajaran sangat berpengaruh untuk kemampuan siswa mempelajari bahasa arab agar target dan tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan baik. Diantara metode yang dipakai dalam mempelajari bahasa arab adalah metode gramatika (kaidah) dan tarjamah. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti bahwa di Madrasah Salafiyah Wustha Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 Pekanbaru sudah menggunakan dan menerapkan metode gramatika (kaidah) dan tarjamah dalam pembelajaran nahwu, namun dapat dilihat dari proses pembelajaran mereka masih belum maksimal lancar dalam menjelaskan, memahami dan mengaplikasikan metode gramatika (kaidah) dan tarjamah dalam pembelajaran nahwu. Berangkat dari hal tersebut, penulis akan membahas tentang implementasi metode gramatika (kaidah) dan tarjamah dalam pembelajaran nahwu di madrasah salafiyah wustha pondok pesantren khairul ummah 2 pekanbaru. Permasalahan yang dapat diangkat yaitu pertama, bagaimana penerapan metode gramatika (kaidah) dan tarjamah dalam pembelajaran nahwu di madrasah salafiyah wustha pp. Khairul ummah 2 Pekanbaru; kedua, apa hambatan-hambatan dalam penggunaan metode gramatika (kaidah) dan tarjamah dalam pembelajaran nahwu di madrasah salafiyah wustha pp. Khairul Ummah 2 Pekanbaru. Skripsi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa Metode Gramatika dan terjemah yang diterapkan di Madrasah Salafiyah Wustha PP. Khairul Ummah 2 Pekanbaru yaitu dengan menyederhanakan metode qawaid dan memangkas atau membuang sesuatu kaidah yang tidak terlalu penting. Dan dengan desain pembelajaran qawaid dan terjemah yang hanya menggunakan waktu sekitar 3 bulan dan 3 level tingkatan, santri diharapkan mampu menguasai dan bisa mempraktekan dalam membuat kalimat-kalimat bahasa Arab dan tergolong optimal. Kemudian hambatan-hambatan dalam Implementasi metode gramatika (kaidah) dan tarjamah adalah kurangnya inovasi dalam pembelajaran oleh ustadz, kurangnya kosa kata santri, santri tidak fokus dalam menerima materi dan kurang ilmu dasar dalam memahaminya.
No other version available