Art Original
Evaluasi Pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru Dalam Pelarangan Pemasangan Reklame Rokok Di Kawasan Tanpa Rokok (ktr)
EVALUASI PENGAWASAN PEMERINTAH KOTA PEKANBARU DALAM MENERTIBKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI KOTA PEKANBARU ABSTRAK Oleh Dimas Wiranata Masalah tentang rokok merupakan sebuah dilema bagi pemerintah. Pemerintah berupaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan membuat aturan yang ketat tentang rokok namun dilain pihak ada kelompok masyarakat yang terancam keberlangsungan hidupnya apabila aturan tersebut dijalankan. Fokus penelitian ini akan dilakukan pada Puskesmas Simpang Tiga. Yang mana berdasarkan hasil survei peneliti diketahui bahwa masih banyak pengunjung rumah sakit umum yang menunggu diluar rumah sakit sambil merokok. Hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan dari pihak rumah sakit umum untuk mengawasi pengunjung yang tetap saja merokok padahal sudah ada tanda atau rambu dilarang merokok. Adapun tujuan untuk mengEvaluasi Pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru Dalam Pelarangan Pemasangan Reklame Rokok Di Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta hambatan-hambatannya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif; informan yaitu Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Kepala Bidang Kesehatan Puskesmas Simpang Tiga dan Pengunjung Puskesmas Simpang Tiga. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan yaitu Evaluasi Pengawasan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru Dalam Pelarangan Pemasangan Reklame Rokok Di Kawasan Tanpa Rokok (KTR), didapatlah hasil bahwa belum dilaksanakan secara efektif. Hal ini dapat dilihat dalam penerapan sanksi terhadap pelanggar hanya dalam bentuk teguran, pemberian teguran tidak dilakukan secara terus menerus sehingga belum adanya pembiasaan masyarakat untuk disiplin dan memberikan efek jera. Walaupun tanda larangan merokok sudah dipasang disetiap kawasan yang ditetapkan, iklan rokok yang sudah tidak ada lagi ditemukan,dan sanksi sudah dijelaskan tidak memberikan respon terhadap masyarakat dan masih banyaknya yang merokok dikawasan tanpa rokok khususnya di Puskesmas.
No other version available