ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Kemampuan Isolat Jamur Aspergillus Niger Dengan Penambahan Sumber Karbon Pada Media Tumbuh Dalam Menghasilkan Biosurfaktan Untuk Alternatif Meor
Bookmark Share

Art Original

Analisis Kemampuan Isolat Jamur Aspergillus Niger Dengan Penambahan Sumber Karbon Pada Media Tumbuh Dalam Menghasilkan Biosurfaktan Untuk Alternatif Meor

Ilmiati - Personal Name; Novia Rita - Personal Name;

Biosurfaktan dapat diproduksi dari bakteri atau jamur yang ditumbuhkan pada berbagai substrat. Penelitian ini dilakukan untuk memproduksi Biosurfaktan dari jamur Aspergillus niger yang telah ditumbuhkan pada medium Stone Mineral Salt Solution (SMSS) padat dengan penambahan minyak jelantah, paraffin cair, dan tepung tapioka sebagai sumber karbon serta NH4NO3 sebagai sumber nitrogennya. Sumber karbon terbaik untuk pertumbuhan jamur Aspergillus niger adalah tepung tapioka. Produksi Biosurfaktan oleh jamur Aspergillus niger dilakukan dalam media SMSS cair dengan penambahan sumber karbon minyak jelantah dan paraffin cair sebanyak 16 ml pada 4 erlenmeyer, NH4NO3 sebagai sumber nitrogen, dilakukan pada pH 4, dan menggunakan jamur yang telah ditumbuhkan pada media SMSS padat. Biosurfaktan terbaik dihasilkan dari media cair + paraffin cair dengan jamur dari media padat + tepung tapioka (sampel 4), kemudian dari media cair + paraffin cair dengan jamur dari media padat + paraffin cair (sampel 3), lalu media cair + minyak jelantah dengan jamur dari media padat + tepung tapioka (sampel 2), dan yang terakhir media cair + minyak jelantah dengan jamur dari media padat + minyak jelantah (sampel 1). Nilai ODA paling tinggi diberikan oleh sampel 4 dengan nilai (6 cm), kemudian sampel 1 (4,1 cm), sampel 2 (3,6 cm), dan sampel 3 (2,4 cm). E24 paling besar diberikan oleh Biosurfaktan dari sampel 4 dengan nilai (51,3%), sampel 3 (28%), serta sampel 1 dan 2 (13%). Hasil pengujian penurunan tegangan permukaan paling tinggi diberikan oleh Biosurfaktan dari sampel 4 (20,5 dyne/cm), sampel 3 (10 dyne/cm), sampel 2 (8,3 dyne/cm), dan sampel 1 (8,2 dyne/cm).


Availability
#
Teknik Perminyakan (Fakultas Teknik) Perminyakan 622.3 Ilm A
248103
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Perminyakan 622.3 Ilm A
Language
Indonesia
NPM
173210408
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2022
Keyword(s)
Biosurfaktan
Aspergillus niger
Paraffin cair
MEOR
SMSS
Sumber karbon
Other Information
Petugas
Erza Pebriani
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?