Art Original
Kajian Perubahan Tutupan Lahan Pertanian Dan Perkebunan Dengan Menggunakan Teknik Pengindraan Jauh Multi-temporal Di Kota Pekanbaru
Pertumbuhan penduduk dan aktivitas pembangunan yang semakin meningkat di Kota Pekanbaru menyebabkan permintaan akan lahan melonjak sehingga terjadinya alih fungsi lahan tidak dapat dihindarkan khususnya pada lahan pertanian dan perkebunan yang berpotensi mempengaruhi ketahanan pangan dan ketahanan kota dalam menghadapi perubahan iklim serta dampak negatif lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mengidentifikasi tutupan lahan beserta perubahannya terutama pada lahan pertanian dan perkebunan dalam 5 tahun terakhir sejak tahun 2018-2022 di Kota Pekanbaru. Tujuan utamanya agar informasi tersebut dapat menutup ketidaktersedian data dan membantu banyak pihak dalam mengantisipasi dampak dari alih fungsi lahan. Penelitian ini menggunakan analisis citra digital atau pengindraan jauh spasial multi?temporal dengan metode klasifikasi terbimbing (supervised classification) untuk identifikasi dan analisis overlay untuk melihat perubahannya. Adapun citra yang digunakan yakni landsat 8 pada tahun 2018 dan 2020 serta landsat 9 pada tahun 2022, semua pengolahan citra dalam penelitian ini dibantu menggunakan aplikasi ArcGIS dan ENVI. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa alih fungsi lahan di Kota Pekanbaru dalam 5 tahun terakhir pada tahun 2018-2022 mengalami perubahan yang tidak signifikan, perubahan luasan terjadi pada lahan terbangun yang bertambah 263,67 ha, lahan tidak terbangun bertambah 397,31 ha dan lahan pertanian dan perkebunan mengalami penurunan sebesar 669,84 ha. Perubahan lahan pertanian dan perkebunan terbesar terjadi di Kecamatan Tenayan Raya, di mana luas lahan pertanian dan perkebunan berkurang seluas 355,59 ha. Melihat fenomena ini, peneliti menemukan bahwa terjadi pembukaan lahan yang cukup luas pada kecamatan tersebut yang disinyalir terjadi karena pembangunan gas plant dan industri tertentu sedangkan pada kecamatan lain alih fungsi menjadi non-pertanian ditandai dengan terbentuknya kawasan perumahan cluster.
No other version available