Art Original
Analisis Desain Dan Keekonomian Penanggulangan Flowing Problem Pada Pekerjaan Killing Well Metode Bullhead Pada Sumur P Di Pt. X
Sumur P adalah sumur reparasi yang terletak pada PT. X lapangan A. Sumur P akan dilakukan pekerjaan well service berupa recondition pump, namun sumur tersebut mengalami flowing problem dimana ketika sumur injeksi dimatikan tetapi sumur P tetap flowing. Perlu dianalisis desain kill fluid dalam pekerjaan killing well dan menganalisis keekonomian berupa biaya penggunaan alat dan bahan agar sumur tersebut berhasil di killing. Dikarenakan rangkaian yang terdapat didalam sumur adalah rangkaian ESP maka metode yang akan digunakan dalam mengatasi flowing problem pada pekerjaan killing well adalah metode bullhead. Pekerjaan killing well pada sumur P menggunakan 2 jenis NaCl, yaitu NaCl jenis A dan NaCl jenis B. Pada pekerjaan killing well menggunakan NaCl jenis A, sumur tersebut masih dalam keadaan flowing dimana jumah total sack NaCl yang digunakan sebesar 258 sack, air formasi yang digunakan sebesar 313 bfw, dan kill mud weight sebesar 9,8 ppg. Sedangkan pekerjaan killing well menggunakan NaCl jenis B, NaCl yang digunakan sebanyak 182 sack, air formasi yang digunakan sebesar 173 bfw, dan kill mud weight sebesar 9,8 ppg. Kandungan NaCl pada NaCl jenis B lebih besar yaitu 98.26% dibandingkan NaCl jenis A yang memiliki kandungan NaCl sebesar 93.01%, hal ini yang membuat pekerjaan killing well menggunakan NaCl jenis B berhasil. Selain itu, biaya yang digunakan pada sumur P yang masih flowing menggunakan NaCl jenis A memiliki total cost sebesar Rp.494.632.083 sedangkan pada sumur P yang berhasil menggunakan NaCl jenis B memiliki total cost sebesar Rp.187.983.104.
No other version available