Art Original
Pengaruh Nanopartikel Silika (sio2) Terhadap Reduksi Viskositas Minyak Berat
Viskositas yang tinggi dari minyak berat dapat menyebabkan berbagai permasalahan di bawah maupun di permukaan sehingga reduksi viskositas minyak berat menjadi hal yang penting. Penyebab dari tingginya viskositas minyak berat sangat terkait dengan komponennya, salah satunya adalah asphaltene. Nanoteknologi telah muncul sebagai teknik reduksi viskositas minyak bumi yang mampu bersaing secara teknis terhadap proses konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nanopartikel silika terhadap reduksi viskositas minyak berat. Nanopartikel silika telah disintesis dengan menggunakan metode ko-presipitasi. Proses sintesis dimulai dengan mereaksikan pasir silika dengan NaOH dan selanjutnya dititrasi dengan HCl. Silika gel hasil titrasi kemudian dikeringkan dan didapatkan nanopartikel silika A. Nanopartikel silika A kemudian disonikasi untuk mendapatkan nanopartikel silika B. Karakterisasi struktur kristal didapatkan hasil bahwa nanopartikel silika yang disintesis memiliki jenis struktur yang amorfus dengan puncak 2? = 21.90° untuk nanopartikel silika A dan 2? = 23.30° untuk nanopartikel silika B. Hasil karakterisasi ukuran partikel menunjukkan bahwa ukuran nanopartikel silika A adalah 181,2 nm dan nanopartikel silika B adalah 326 nm. Viskositas minyak berat dapat direduksi sebesar 17% menggunakan nanopartikel silika A dan sebesar 19% menggunakan nanopartikel silika B dengan variasi 1 gram nanopartikel silika. Kadar asphaltene menurun seiring dengan menurunnya viskositas. Penurunan kadar asphaltene terbaik didapatkan pada variasi 1 gram untuk kedua nanopartikel silika dengan kadar asphaltene awal sebesar 5.771 gr menjadi 5.017 gr atau sebesar 13% pada nanopartikel A dan kadar asphaltene awal sebesar 5.792 gr menjadi 4.933 atau sebesar 14% pada nanopartikel B
No other version available