Art Original
Analisis Pengaruh Penambahan Aditif Potato Starch Terhadap Filtration Loss, Plastic Viscosity, Yield Point Dan Gel Strength Lumpur Pemboran
Dalam meminimalisir terjadinya kerusakan formasi sangat penting untuk melakukan pengontrolan terhadap filtration loss. Fitration loss yang besar dapat mengakibatkan pengurangan permeabilitas sehingga dapat memicu berkurangnya ingkat produktivitas pada suatu formasi. Penambahan aditif kedalam lumpur pemboran diperlukan untuk dapat mengurangi terjadinya filtration loss. Penelitian ini menggunakan bahan aditif berbasis polimer alami potato starch berfungsi sebagai viskosifier dan sebagai fluid loss control agent yang dinilai ekonomis, diharapkan mampu memberikan karakteristik yang baik pada lumpur dengan mengetahui pengaruh potato starch terhadap filtration loss, mud cake dan rheology lumpur (plastic viscosity, yield point dan gel strength) untuk mencapai sifat lumpur pemboran yang diinginkan. Proses pembuatan potato starch dilakukan dengan tahapan pengupasan, penghalusan, pengeringan dan melakukan pengayakkan menggunakan sieve. Penambahan pati kentang kedalam formulasi lumpur standar dengan massa 2, 4, 6, 8 dan 10 gr. Pengujian filtration loss dan mud cake dilakukan menggunakan alat filter press LPLT (Low Pressure Low Temperature) dan melakukan pengujian rheology menggunakan alat Fann VG meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya filtration loss yang diperoleh yaitu sebesar 15 – 13 ml, untuk ketebalan mud cake diperoleh sebesar 1,6 – 1,35 mm. Perolehan nilai rheology lumpur pemboran diantaranya plastic viscosity sebesar 5 – 10 cp, yield point sebesar 10 – 12 lb/100 ft 2 dan gel strength sebesar 0,29 – 0,67 lb/100 ft 2 . Pengaruh yang terjadi seiring penambahan massa potato starch menghasilkan nilai filtration loss dan mud cake mengalami penurunan, sedangkan pada nilai rheology lumpur mengalami peningkatan.
No other version available