Art Original
Strategi Pengembangan Kota Pintar (smart City) Di Kota Pekanbaru
Penelitian ini mengkaji tentang strategi pengembangan kota pintar di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep Kota Pintar di Kota Pekanbaru dan hambatan apa saja dalam melakukan pengembangan Kota Pintar di Kota Pekanbaru. Tipe Penelitian yang berlokasi di Kota Pekanbaru ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif yakni penelitian yang berusaha menggambarkan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan apa adanya, serta menjelaskan variabel dan indikator. Hasil penelitian tentang strategi pengembangan kota pintar di Kota Pekanbaru dianalisis melalui 2 indikator yaitu pemerintahan pintar (smart governance) dan mobilitas pintar (smart mobility). Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teori Rudolf Giffinger. Berdasarkan teknik analisis ini peneliti menilai dan menyimpulkan bahwa strategi pengembangan kota pintar (smart city) belum terlaksana dengan baik mengingat bahwa konsep Kota Pintar ini masih berkembang dalam proses pembangunan dan pengelolan kota di Kota Pekanbaru, dengan fakta dilapangan diketahui bahwa sosialisasi mengenai Kota Pintar yang belum merata, infrastruktur yang belum memadai, kurangnya pemahaman aparatur mengenai Kota Pintar dan sistem operasional yang belum menyeluruh. Ada beberapa faktor penghambat dalam pengembangan kota pintar yaitu kurangnya kesadaran pemerintah untuk mensosialisasikan konsep kota pintar serta peran masyarakat untuk memahami konsep kota pintar belum terpenuhi.
No other version available