Art Original
Pertunjukan Silat Podang Pangean Pada Masyarakat Kelurahan Sekijang Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau
Skripsi ini membahas tentang Pertunjukan Silat Podang Pangean pada masyarakat Kelurahan Sekijang Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten pelalawan Provinsi Riau.Berdasarkan bentuk pertunjukannya terdapat elemen-elemen atau unsur- unsur seni yang menjadi struktur sebuah pertunjukkan, diantaranya gerak, musik, desain lantai, properti, tata rias, kostum, tata cahaya dan pemanggungan. Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Pertunjukan Silat Podang Pangean pada masyarakat Kelurahan Sekijang Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten pelalawan Provinsi Riau?.Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui dan mendeskripsikan Pertunjukan Silat Podang Pangean pada masyarakat Kelurahan Sekijang Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten pelalawan Provinsi Riau. Teori yang peneliti gunakan yaitu teori Pertunjukan oleh Soedarsono . Metode yan digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Pertunjukan Silat Podang Pangean masih ada sampai saat ini. Silat Podang Pangean pada masyarakat Kelurahan Sekijang Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten pelalawan Provinsi Riau Memiliki 8 gerakan yaitu: , 1) gerak salam sembah, 2) gerak bunga silat, 3) gerak sosor atau menyerang, 4) gerak paliang, 5) gerak rentak I, 6) gerak rentak II, 7) gerak puak lalang, 8) gerak lanting pauh( penutup). Alat musik yang dimainkan dalam pertunjukan Silat Dua Puluh Satu Hari adalah Calempong,Gondang dan ogong(gong). Kostum yang digunakan adalah baju melayu berwarna hitam,kain samping,dan peci,sedangkan properti yang digunakan adalah Podang.
No other version available