Art Original
Analisa Potensi Penggunaan Kembali Air Bekas Wudhu Di Masjid Al-munawwarah Universitas Islam Riau
Air bekas wudhu merupakan salah satu contoh limbah cair (Greywater) yang dapat digunakan untuk gelontor toilet dan menyiram tanaman. Air bekas wudhu pada Masjid Al-Munawwarah Universitas Islam Riau dibuang secara langsung menuju saluran drainase, sehingga belum ada upaya pengelolaan dan pemanfaatan kembali air bekas wudhu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui volume pemakaian air wudhu; karakteristik air bekas wudhu berdasarkan parameter pH, BOD dan Fe; dan potensi penggunaan kembali air bekas wudhu di Masjid Al-Munawwarah untuk kebutuhan gelontor dan siram tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah mengukur langsung volume pemakaian air wudhu selama 7 hari pada bulan Ramadhan (Sholat Subuh sampai dengan Isya). Selanjutnya melakukan uji kualitas sampel air bekas wudhu untuk parameter pH, BOD, dan Fe berdasarkan ketentuan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No 68 Tahun 2016. Dari hasil penelitian ini, diperoleh volume pemakaian air wudhu harian tertinggi yaitu pada jumat sebesar 825,85 liter/hari. Nilai rata-rata pH adalah 6,333 BOD adalah 2,992 mg/l dan Fe adalah 0,159 mg/l. Dengan adanya pemanfaatan air bekas wudhu dapat menghemat volume air bersih sebesar 368,42 liter/hari dan berpotensi digunakan kembali sebagai air penggelontoran toilet dan siram tanaman
No other version available