Art Original
Analisa Kehilangan Air Pada Saluran Irigasi Di Desa Pulau Jambukecamatan Kuok Kabupaten Kampar
ANALISA KEHILANGAN AIR PADA SALURAN IRIGASI DI DESA PULAU JAMBU, KECAMATAN KUOK, KABUPATEN KAMPAR IMAM AL GHIFARY 173100295 ABSTRAK Daerah Irigasi Kuok II yang berada di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok memiliki luas sawah sebesar 215 ha serta terdapat jaringan irigasi yang memiliki 3 saluran yang terdiri dari saluran primer, saluran sekunder, dan saluran tersier. Pada jarigan irigasi ini terjadi permasalahan berupa kehilangan air pada saluran, yang menyebabkan kekeringan pada lahan sawah. Terdapat petak sawah seluas 172 m2 yang tidak terairi walaupun kebutuhan air sebesar 244,59 L/hari mencukupi untuk seluruh lahan persawahan pada Daerah Irigasi Kuok II. Hal ini disebabkan oleh rembesan, eksploitasi air, evapotranspirasi, serta kendala teknis seperti kondisi bangunan irigasi yang kurang terawat, sedimentasi di saluran, dan distribusi air yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kehilangan air saluran menuju petak sawah Bk.6Ka dan menganalisa faktor penyebab kehilangan air yang terdapat pada saluran menuju petak sawah Bk.6Ka. Metode yang digunakan untuk menganalisis debit adalah SNI 8066-2015, analisis kehilangan air menggunakan metode inflow – outflow, dan analisis faktor kehilangan air mengacu kepada Standar Perencanaan Irigasi Bagian Saluran KP03. Hasil penelitian ini adalah debit yang mengalir pada saluran menuju Bk.6Ka berdasarkan perhitungan rata-rata debit sebesar 0,00735 m3/detik atau 7,35 L/detik. Hasil penelitian ini adalah debit kehilangan air pada saluran menuju Bk.6Ka terjadi kekurangan air sebesar 0,0009 m3/detik atau 0,9 L/detik yang mana pada Skema Irigasi, besaran debit yang mengalir pada saluran sebesar 0,091926 m3/detik atau 91,926 L/detik. Sementara itu faktor penyebab kehilangan air pada saluran menuju petak sawah Bk.6Ka terjadi akibat evapotranspirasi sebesar 0,4590 mm/hari karena terdapatnya gulma dan endapan sedimen pada dasar saluran. Selanjutnya terjadi rembesan pada dinding saluran sebesar 0,0060 m3/detik atau 6 L/detik.
No other version available