Art Original
Pelaksanaan Pembinaan Residivis Narkotika Oleh Lembaga Permasyarakatan Kelas Ii A Pekanbaru
mengetahui pelaksanaan pembinaan residivis narkotika oleh Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Pekanbaru beserta faktor penghambatnya. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan mewawancarai informan terpilih, dan datanya dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan Pembinaan Residivis Narkotika Oleh Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Pekanbaru secara keseluruhan cukup terlaksana. Pada indikator pemberian bimbingan adanya bimbingan agama, penyuluhan HIV dan AIDS, bimbingan kesehatan dan mental oleh psikologi dan psikater. Pada indikator memberikan pengarahan, adanya koordinasi yang dilakukan petugas Lapas kepada residivis narkotika untuk mengikuti program kepribadian dan kemandirian, tetapi minimnya motivasi yang ditunjukkan, adanya perintah tegas untuk kewajiban mengikuti pembinaan dengan ancaman tidak diberikan remisi. Pada indikator memberikan pendidikan dan pelatihan seluruh residivis menunjukkan antusiasme yang kurang saat mengikuti program kepribadian maupun program kemandirian karena kapasitas lapas yang ada tidak sebanding dengan jumlah penghuni yang ada. 2) Faktor penghambat pelaksanaan pembinaan residivis narkotika oleh Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Pekanbaru terdiri dari fasilitas pelatihan kemandirian yang terbatas, jumlah SDM yang terbatas, dan rendahnya kesadaran narapidana akan pentingnya mengikuti program kepribadian dan kemandirian. Kata Kunci :
No other version available