Art Original
Produksi Gas Hidrogen Dengan Metode Elektrolisis Larutan Air Garam Untuk Bahan Bakar Kompor Gas
Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah yang sering terjadi dan umum di Indonesia. Masalah ini adalah salah satu masalah yang berdampak pada masyarakat, karena permintaan akan bahan bakar tidak mampu dipenuhi akibat ketersediaan sumber daya alam yang semakin menipis.Bahan bakar minyak selama ini telah mengalami kelangkaan, hal ini bisa diminimalisir dengan memanfaatkan energy alternatif lain dari sumber daya yang bisa diperbaharui.contoh lain adalah memanfaatkan air sebagai sumber energy dengan menggunakan metode elektrolisis. Elektrolisis air adalah peristiwa penguraian senyawa air H2O menjadi oksigen O2 dan hidrogen gas H2 dengan menggunakan arus listrik yang melalui air tersebut. Pada katode dua molekul air bereaksi dengan menangkap dua elektron, tereduksi menjadi gas H2 dan ion hidroksida OH . Sementara itu pada anode, dua molekul air lain terurai menjadi gas oksigen O2, melepaskan 4 ion H - + mengalami netralisasi sehingga terbentuk kembali beberapa molekul air.Gas hidrogen dan oksigen yang dihasilkan dari reaksi ini membentuk gelembung pada elektrode dan dapat dikumpulkan. Prinsip ini kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan hidrogen dan hidrogen peroksida H2O2 yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengaruh variasi waktu elektrolisis terhadap gas hidrogen dan mengetahui perbandingan variasi elektroda stainless steel(SS) dan tembaga(Cu) terhadap jumlah hasil gas hidrogen. Pada penelitian ini penulis melakukan variasi terhadap elektroda yang digunakan pada reactor menggunakan 3 jenis macam variasi yaitu variasi stainless-stainless, stinless-tembaga dan tembaga-tembaga. Pada variasi stinless-stainless volume gas HHO yang dihasilkan yaitu 590 ml, daya listrik yang digunakan 30 watt, nilai Q sebesar 0.000492l/s dan efesiensi sebesar ?=10,67%. Pada variasi stainless- tembaga volume gas HHO yang dihasilkan yaitu 540 ml, daya listrik yang digunakan 66 watt, nilai Q sebesar 0.00045l/s dan efisiensi sebesar serta mengalirkan electron kekatode. Ion H + - dan OH ?=4,43%.Terakhir variasi tembaga-tembaga volume gas HHO yang dihasilkan yaitu 175 ml, daya listrik yang digunakan 30 watt, nilai Q sebesar 0.000146l/s dan efisiensi sebesar ?=3,16%.
No other version available