Art Original
Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth (sbe) Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Terhadap Penurunan Konsolidasi
Lempung dikenal memiliki sifat kembang susut yang tinggi sehingga hal tersebut dapat menimbulkan kendala saat pengerjaan di lapangannya. Masalah yang biasa terjadi pada tanah lempung yakni daya dukung tanah yang rendah hingga penurunan yang lambat akibat permeabilitas tanah lempung yang rendah. Oleh karena itu dilakukan upaya perbaikan kualitas tanah lempung melalui metode stabilisasi tanah menggunakan campuran material SBE. Campuran Spent Bleaching Earth (SBE) yang akan digunakan kali ini dengan variasi persentase 10%, 20% dan 30% terhadap berat kering tanah asli. Tujuan penelitian kali ini untuk mengetahui pengaruh limbah SBE sebagai bahan campuran tanah lempung terhadap besar penurunan konsolidasi terjadi. Penelitian dilakukan pengujian terhadap pengaruh campuran pada sifat fisis dan sifat mekanis tanah dengan pengujian konsolidasi menggunakan Oedometer. Parameter utama pada pengujian konsolidasi yakni nilai indeks pemampatan (Cc), koefisien konsolidasi (Cv) dan Penurunan konsolidasi (Sc). Berdasarkan hasil pengujian konsolidasi yang dilakukan terhadap tanah asli dan tanah yang distabilisasi campuran SBE, menunjukkan bahwa seiring dengan bertambahnya persentase campuran SBE yang diberikan dapat meningkatkan nilai koefisien konsolidasi (Cv) menjadi 0,097 cm2/s yang terdapat sampel campuran TA+SBE 30%. Sedangkan nilai indeks pemampatan (Cc) mengalami penurunan nilai sebesar 0,221 dan nilai penurunan konsolidasi (Sc) menjadi 2,996 cm pada campuran TA+SBE 30%. Dapat ditentukan untuk penggunaan campuran SBE membuat rongga pori tanah mengecil, sehingga tanah menjadi padat dan membuat penurunan yang terjadi semakin rendah dibanding dengan tanah asli (Sc = 3,852 cm). Kesimpulan pada penelitian kali ini bahwa SBE dapat digunakan sebagai bahan stabilisasi campuran tanah lempung.
No other version available