Art Original
Pengaruh Jumlah Lubang Udara Kompor Biomassa Terhadap Peforma Kompor Biomassa
Penggunaan LPG yang semakin meningkat setiap tahunnya tidak diimbangi dengan ketersediaanya, sehingga menimbulkan kelangkaan energi yang berakibat pada sulitnya dan mahalnya bahan bakar tersebut.. Pada saat ini kompor briket yang sudah ada di pasaran masih kurang diminati oleh masyarakat karena terdapat beberapa kekurangan. Salah satu kekurangan itu adalah desain kompor dengan suplai udara yang kurang baik sehingga pembakaran yang terjadi kurang sempurna, Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah meningkatkan suplai udara kedalam kompor agar pembakaran lebih sempurna. Diantara sumbersumber energi alternatif yang ada biomassa merupakan sumber energi alternatif yang perlu mendapat prioritas dalam pengembanganya. Kompor biomassa semi gasifikasi sekarang ini sudah banyak dipasarkan diberbagai daerah Indonesia, kompor ini diklaim sangat efisien dalam penggunaan bahan bakarnya. Berdasarkan hal diatas, penelitian ini dilakukan untuk menguji, menganalisis, dan mengetahui performa dari setiap variasi jumlah lubang udara semi gasifikasi ini. Dari data hasil penelitian variasi lubang udara kompor didapat data dengan variasi lubang udara performa terendah yaitu 20 lubang dengan efisiensi thermal 10,6% dan yang tertinggi 60 lubang dengan efisiensi thermal 21,8% , dan variasi yg optimal terletak pada variasi 60 lubang udara sesuai dengan SNI pada kompor biomassa.
No other version available