Art Original
Pengembangan E-modul Berbasis Chemo-entrepreneurship (cep)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa angka pengangguran di Indonesia pada Februari tahun 2024 mencapai 7,2 juta orang. Badan Pusat Statistik (2024) juga mencatat tingkat pengangguran terbuka per Februari 2024 pada lulusan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) masih cukup tinggi yaitu mencapai 2,1 juta orang. Berdasarkan hasil observasi, banyak siswa yang tidak memiliki minat dalam bidang kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul berbasis Chemo-Entrepreneurship, dengan tujuan agar siswa yang tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi, mereka dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan kemampuan berwirausaha yang mereka miliki. Tempat penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Siak Hulu. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development atau R&D dengan model pengembangan 4D namun dibatasi sampai tahap keempat. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga tahap yang terdiri dari observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar modul berada pada kriteria sangat valid berdasarkan validasi 4 orang validator dengan nilai masing-masing 85% dari ahli materi dan 97% dari ahli media. Berdasarkan respon guru dan siswa, bahan ajar modul ini berada dalam kriteria sangat praktis. Nilai praktikalitas dari respon guru sebesar 95% dan respon siswa 89%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul berbasis Chemo-Entrepreneurship yang dikembangkan sangat valid atau sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran oleh guru dan siswa di SMAN 3 Siak Hulu.
No other version available