Art Original
Studi Awal Pengujian Batang Pisang Sebagai Biopolimer Alternatif Untuk Eor Pada Temperatur Tinggi
Metode chemical EOR yang banyak diaplikasikan di industri migas yaitu injeksi polimer karena penggunaannya lebih mudah diaplikasikan juga lebih murah, dan sudah diterapkan sejak awal tahun 1960. Injeksi ini meliputi penambahan thickening agent (bahan pengental) kedalam air formasi untuk meningkatkan viskositasnya dengan tujuan untuk meningkatkan sweep efficiency dengan menurunkan water-oil mobility ratio sehingga dapat meningkatkan viskositas. Saat ini polimer yang diaplikasikan di dalam metode chemical EOR terbagi menjadi dua kelas yaitu synthetic polymer dan biopolimer. Jenis biopolimer kompleks seperti pati, dekstran, xanthan, citosan dan selulosa. Salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan dalam pembuatan biopolimer yaitu batang pisang. Batang pisang memiliki kandungan polisakarida selulosa sebesar 83,3%, batang pisang dijadikan sebagai bahan pembuatan biopolimer yang nantinya akan diterapkan ke dalam pengaplikasian metode chemical EOR. Tahapan pada penelitian ini berupa proses preparasi sampel, ekstraksi, bleaching, sintesis dan uji karakteristik berupa uji compatibility, densitas, viskositas, dan Fourier Transform Infra-red (FTIR). Penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi salinitas 10.000 ppm, 20.000 ppm dan 30.000 ppm dan pada temperatur 70°C, dan 80°C.
No other version available