Art Original
Bentuk Bentuk Premanisme Di Lokasi Wisata ( Studi Kasus Di Air Terjun Aek Metua Rokan Hulu )
Adapun bentuk premanisme yang sering terjadi dilokasi wisata adalah pungutan liar yang dilakukan oleh beberapa oknum yang memanfaatkan kesempatan tersebut. Dalam hal ini kriminalitas yang dilakukan dikarenakan adanya kesempatan atau peluang yang dilihat oleh para pelaku dengan kondisi lokasi wisata untuk melakukan tindak pungutan liar dengan mengaliansikan keamanan terhadap wisatawan yang berada dilokasi Aek Martua di desa Tangun Kecamatan Bangun Purba. Hasil pendapatan dalam sehari kisaran 400 hingga 500 ribu rupiah. Penulis menyimpulkan bahwa sebagian pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap memberikan dampak negatif dan menjadi pemicu melakukan tindak kejahatan seperti pungutan liar sebagai sumber pendapatan mereka. Adapun rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Apa saja Bentuk-Bentuk Premanisme Di Lokasi Wisata (Studi Kasus Di Air Terjun Aek Matua Rokan Hulu). Adapun tipe penelitian dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui Bentuk- Bentuk Premanisme Di Lokasi Wisata Aek Matua melalui pengumpulan identifikasi serta analisa data sehingga diperoleh suatu jawaban atas permasalahan yang dirumuskan. Key informan dalam penelitian ini adalah wisatawan dan polsek sedangkan informan nya adalah masyarakat, satpol PP dan premanisme. Hasil wawancara yang penulis lakukan kepada key informan dan informan mengenai reaksi masyarakat masih diberi tindak peringatan dengan tegas berdampingan dengan upaya memantau dan mewaspadai apa yang akan dilakukan oleh pelaku pungutan liar tersebut.
No other version available