Art Original
Studi Upaya Peningkatan Laju Produksi Minyak Dan Penanganan Masalah Kepasiran Menggunakan Progressive Cavity Pump (pcp) Pada Reservoir Heavy Oil
Karakteristik minyak heavy oil ditandai dengan viskositas yang tinggi sehingga memiliki tantangan tersendiri ketika dilakukan produksi dan dibutuhkan teknik khusus untuk memproduksikannya. Seperti halnya lapangan Y dimana fluida hidrokarbon memiliki viskositas yang tinggi, agar dapat mengalir dan diproduksikan dilakukan aplikasi metode cyclic steam stimulation (CSS) tujuannya agar viskositas minyak menurun. Kemudian tantangan selanjutnya dimana tekanan reservoir tidak mampu untuk mendorong minyak secara natural sampai kepermukaan maka dibutuhkan instalasi artificial lift pada awal produksi diketahui sumur X menggunakan jenis artificial lift berupa sucker rod pump (SRP), namun ketika berlangsungnya produksi terdapat butiran pasir yang ikut bersamaan dengan fluida reservoir. Akibatnya kinerja pompa SRP tidak maksimal dan mengalami kerusakan. Maka oleh sebab itu, untuk menanggulangi permasalahan tersebut dibutuhkan artificial lift yang kompatibel. Berdasarkan jenis dan karakter pompa yang cocok untuk diaplikasikan pada lapangan Y sumur X, pompa progressive cavity pump (PCP) dapat beroperasi dengan baik jika sumur mengalami sand problem serta viskositas minyak yang tinggi. Untuk mengatasi masalah kepasiran sumur dikomplesi dengan screen liner. Setelah dilakukan analisis sumur X masih memiliki potensi untuk dilakukan pengembangan dimana diketahui WC 83% dan laju alir maksimum 250 BFPD. Pompa existing (SRP) tidak dapat beroperasi akibat adanya masalah kepasiran, sebagai alternatif dilakukan konversi artificial lift SRP to PCP berdasarkan desired flow rate sebesar 200 BFPD maka dipilih model pompa Weaterford EDM 200-4100 diameter pompa 3.54 Inch dan PSD 228 ft. Apabila pompa diaplikasikan pada 100 RPM maka diperoleh laju alir sebesar 206 BFPD. Berdasarkan hasil sensitivitas tekanan reservoir, apabila terjadi penurunan tekanan reservoir maka produksi sumur akan mengecil dan apabila kecepatan pompa ditingkatkan mencapai 200 RPM diperoleh laju alir maksimum pompa sebesar 210 BFPD.
No other version available