Art Original
Analisis Penerapan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor Melalui Sistem Tanjak Di Kantor Bappenda Kota Pekanbaru
Pemerintah telah menyediakan pelayanan baik itu secara online maupun adanya pelayanan yang telah disediakan oleh Badan Pendapatan Daerah Riau yang dimana telah meluncurkan samsat tanjak (samsat antar jemput antar kampung), yang dimana pemerintah telah menyediakan pelayanan dan mempermudah kita tanpa harus antri untuk datang kekantor samsat kota pekanbaru ,yang dimana bertujuan sebagai agar tetap terjaganya protokol kesehatan untuk memutuskan rantai penyebaran covid 19. Adapun program dari pemerintah daerah tentang samsat tanjak menyediakan fasilitas motor yang dilengkapi dengan kotak penyimpanan di bagian belakang dekat jok motor, dan juga pemerintah membuat kendaraan menjadi berwarnawarni dengan tujuan biar terlihat dari jauh. Dinamakan dengan samsat tanjak ialah nama tanjak merupakan ciri khas yang ada di riau, karna selama ini nama tanjak dikenal sebagai penutup kepala tradisional melayu. Akan tetapi program samsat tanjak akan mengkolaborasikan pemangku kebijakan kesamsatan yakni Bapenda Riau dan Direktorati Lalu Lintasi Polda Riau dan juga Jasa Raharja yang dimana pada praktiknya pasti menemukan kendala di dalam masyarakat dalam membayar pajak. Jenis penelitian ini dapat digolongkan dalam jenis penelitian hukum Jenis penelitian ini dapat digolongkan dalam jenis penelitian hukum empiris, karena dalam penelitian ini penulis langsung mengadakan penelitian pada lokasi atau tempat yang diteliti guna memberikan gambaran secara lengkap dan jelas tentang masalah yang diteliti. Kesimpulan yang bisa diperoleh dari hasil penelitian adalah Pertama, Efektifitas Pemungutaan Pajak Kendaran Bermotor Menggunakan Sistem Samsat Tanjak Di Kantor Bapenda Pekanbaru yang dimana proses pemungutannya itu sendiri tentu memiliki banyak kendala yang dihadapi. Oleh karena itu, untuk mengukur efektivitas pelaksanaan pemungutan pajak kendaraan bermotor dapat dilakukan melalui pendekatan teori sistem dimana input terdiri dari wajib pajak terdaftar dan jumlah kendaraan bermotor, proses dilihat dari alur pembayaran pajak serta output berupa pajak yang terbayar dan pajak terutang. Sejauh ini sistem pemungutan kendaraan bermotor menggunakan sisem Tanjak memiliki input yng berdampak pada lapisan masyarakat akan tetapi output terhadap efektifitas tidak dapat diukur dengan baik dikarenakan aksesabilitas sistem tanjak mengalami naik turun. Kedua, Pengaruh Sistem Samsat Tanjak Yang Telah Di Laksanakan Di Bapenda Pekanbaru sangat berdampak pada lapisan masyarakat akan tetapi output mengenai hasil pemungutan pajak tidak begitu efektif dikarenakan tidak sesuai dengan asas-asas pemungutaan pajak yaitu Asas sumber, Asas Domisili, Asas Nasional, Asas Yuridis, Asas Ekonomis dan Asas Finansial. Kata Kunci: Efektifitas, Pajak Daerah, Pemungutan, Kendaraan Bermotor.
No other version available