Art Original
Studi Laboratorium Penambahan Green Lost Circulation Material: Kulit Nanas (ananas Comosus (l) Merr) Terhadap Filtration Loss Dan Rheology Lumpur Pemboran
Faktor terpenting dalam suatu operasi pemboran adalah lumpur pemboran. Dimana permasalahan yang sering muncul dalam operasi pemboran adalah pada saat pengsirkulasian lumpur pemboran. Lost Circulation Material merupakan hilangnya fluida lumpur pemboran yang masuk dan menempati formasi selama operasi pemboran berlangsung. Untuk mengatasi permasalahan lost circulation ini diperlukannya penambahan lost circulation material pada lumpur pemboran yang akan disirkulasikan saat operasi pemboran. Terdapat beberapa jenis lost circulation material yang diklasifikasikan dari bentuknya. Pada umumnya LCM dapat digolongkan menjadi berbutir kecil (Granular), serat (Fibrous), dan serpih (Flake). Pada penelitian ini menggunakan jenis lost circulation material yang berbentuk serat (Fibrous), yaitu kulit nenas sebagai LCM Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah menggunakan uji laboratorium, dimana pengujian ini meliputi : densitas, viskositas, plastic viscosity, yield point, gel strength, filtration loss, dan mud cake. Dengan menggunakan konsentrasi 5 gram, 7 gram, 10 gram, 12 gram dan 15 gram. Dari penelitian yang dilakukan dengan penambahan LCM kulit nenas yang dilakukan, bisa dikatakan jika berat dari LCM semakin banyak akan mengurangi nilai dari densitas lumpur. Tetapi menaikkan nilai Gel Strength, Plastic Viscosity, Yield Point.
No other version available