Art Original
Tari Kontemporer Space Karya Mu’ammar Ghadafi Kota Pekanbaru Provinsi Riau
KONTEMPORER SPACE KARYA MU’AMMAR GHADAFI KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU NADIA RAHMADANI 206710576 PEMBIMBING SYEFRIANI S.Pd, M.Pd NIDN. 1021098901 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tari Kontemporer Space Karya Mu’ammar Ghadafi Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Tarian ini digarap oleh koreografer bernama Mu’ammar Ghadafi pada tahun 2020 dan pertama kali ditampilkan di acara PASTAKOM (Pasar Tari Kontemporer) di Taman Budaya Pekanbaru. Tujuan tarian ini untuk mengedukasi para generasi muda agar tidak terjerumus pada penyimpangan seksual. Tari Kontemporer Space berdurasi kurang lebih 7 menit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini subjek penelitian yang didapatkan oleh penulis terdiri dari 5 orang, yaitu 1 orang koreografer (Mu’ammar Ghadafi), 3 orang penari (Muhammad Sukri, Izadri dan Iqbal), 1 orang pemusik (Sulaiman). Teori yang digunakan yaitu teori Soedarsono. Tari Kontemporer Space memiliki unsur-unsur tari, pada gerak tari tersebut seperti gerak igal, akrobatik, gerak loncat, geliat tubuh, gerak tangan dan gerak kepal tangan zapin. Desain lantai pada tari ini memberikan penonton sudut pandang yang lebih luas dan bervariasi, memungkinkan penonton untuk menangkap setiap detail gerakan dan ekspresi penari dengan jelas. Musik yang digunakan pada tari kontemporer Space merupakan alat musik digital, ada pun alat musik yang digunakan antaranya yaitu Tank Drum, Cello, Tambur, Contrabass, Flute. Desain dramatik pada tari kontemporer ini berbentuk desain dramatik kerucut tunggal karena tahapan alur pada tarian ini adalah meningkat menuju klimaks dan secara perlahan dilanjutkan pada tahap penurunan. Dinamika pada tari ini adalah perubahan level pada tari Space dan perubahan tempo pada tari Space. Tema pada utamanya tentang kehidupan sosial manusia dalam hubungannya dengan Tuhan alam semesta. Menggangkat tentang pencarian identitas diri dan seputar kebebasan. Kostum yang digunakan pada tari ini hanya menggunakan celana hitam pendek (di atas lutut) dan tidak menggunakan baju. Sedangkan tata rias dalam tarian ini menggunakan riasan make up cantik dan tegas. Tari ini tidak menggunakan properti, hanya aksesoris selendang saja dan menggunakan panggung prosenium tepatnya di Taman Budaya
No other version available