Art Original
Mengetahui Aktivitas Ion - Ion Alkali Dan Surfaktan Pada Model Lapangan "n" Menggunakan Simulator Cmg Gem 2020
Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP) dianggap sebagai metode yang menjanjikan untuk Enhanced Oil Recovery (EOR). Metode ASP melibatkan injeksi larutan surfaktan, alkali, dan polimer ke dalam reservoir. Campuran surfaktan dan alkali membentuk emulsi dengan minyak sedangkan polimer akan meningkatkan sweep efficiency. Pada injeksi ASP permasalahan seperti adsorpsi dapat mengurangi kinerja dari ASP, maka dari itu perlu dilakukan monitoring pergerakan ion untuk melihat efektivitas fluida injeksi. Penelitian diawali dengan melakukan pemodelan menggunakan batuan pasir (sandstone) dan fluida injeksi antara lain yaitu natrium carbonate (Na2CO3) untuk alkali, alkylbenzene sulfonate (ABS) untuk surfaktan, dan hydrolyzed polyacrylamide (HPAM) untuk polimer. Simulasi reservoir dilakukan untuk mensimulasikan keadaan reservoir, dengan menggunakan simulator CMG GEM 2020. Hasil yang didapatkan arah aliran fluida mengalir sesuai dengan yang diharapkan, fluida atau ion mengalir dari sumur injeksi. dimulai pada layer paling bawah, dimana ion SO42- pada grafik menunjukkan peningkatan saat injeksi ASP di tahun 2025 dan terjadi penurunan setelah injeksi water pada tahun 2027 tetapi tidak signifikan. Berbeda dengan ion Na+, dari awal dilakukan water flooding dan setelah di dilakukan injeksi ASP sudah mengalami penurunan karena ion Na+ yang teremulsi dengan Ao- ikut terproduksi. Pemakaian konsentrasi alkali dan laju alir injeksi yang bervariasi berpengaruh terhadap nilai adsorpsi pada proses injeksi alkali surfaktan polimer (ASP). Kata kunci : Alkali-Surfaktan-Polimer (ASP), Simulasi Reservoir, Natrium Carbonate (Na2CO3)
No other version available