Art Original
Studi Eksperimental Pengembangan Variasi Sudut Kemiringan Saluran Masuk Dan Ketinggian Impeller Terhadap Kinerja Turbin Reaksi Aliran Vortex
Penggunaan bahan bakar fosil masih menjadi sumber energi terbesar yang digunakan hingga saat ini. Akibatnya ketersediaan bahan baku dialam akan habis. Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis dimana ketersediaan air melimpah disetiap penjuru daerah. Hal ini merupakan peluang bagus untuk pengembangan energi terbarukan terutama disektor ketenagalistrikan. Turbin vortex adalah jenis turbin air yang menggunakan arus aliran air untuk memutar sudu turbin. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pemberian variasi sudut kemiringan pada saluran masuk dan ketinggian impeller masih belum ditemukan hasil yang terbaik terhadap kinerja turbin vortex. Penelitian ini mengaplikasikan metode eksperimen yaitu dengan merancang turbin vortex dengan tipe sudu lurus yang mempunyai tinggi berukuran 200 mm, 210 mm dan 220 mm, yang setiap impellernya memliki 10 buah sudu. Dan akan diuji dengan pemberian sudut kemiringan pada saluran masuk sebesar 0?, 15? dan 30?. Adapun hasil dari penelitian ini, didapatkan kesimpulan bahwa pemberian sudut kemiringan pada saluran masuk memiliki dampak yang signifikan, dimana semakin besar sudut yang diberikan maka semakin baik efisiensi dan daya yang dihasilkan. Namun semakin tinggi impeller tidak menjamin daya dan efisiensinya akan lebih baik. Ditetapkan impeller dengan tinggi 210 mm yang diberikan sudut kemiringan saluran masuk sebesar 30?, mendapatkan hasil efisiensi dan daya mekanik turbin yang terbaik. Yakni efisiensinya sebesar 20,31% dan daya mekanik turbin sebesar 40,21 Watt.
No other version available