Art Original
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kejadian Depresi Postpartum Pada Ibu Pasca Melahirkan
Dukungan sosial keluarga sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental sang ibu yang baru melahirkan. Depresi Postpartum adalah ganguan kejiwaan yang terjadi beberapa hari setelah melahirkan. Gangguan tersebut meliputi perasaan labil seperti sedih, bingung, dan merasa tidak nyaman (dysphoria). Dukungan sosial keluarga sendiri adalah hubungan emosional yang dekat dengan orang tersebut, bisa berupa kenyamanan, kepedulian, harga diri, dan segala bentuk bantuan yang diterima individu dari orang lain. Dampak dari rendahnya dukungan sosial keluarga yang didapatkan oleh ibu yang baru melahirkan dapat menimbulkan kejadian Depresi postpartum. Berdasarkan permasalahan itu, penulis melaksanakan penelitian untuk mengetahui seberapa besar hubungan dukungan sosial keluarga terhadap kejadian postpartum. Penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif, Sampel pada penelitian ini adalah 183 ibu pasca melahirkan maksimal 7 hari. Instrumen pengambilan data dilakukan dengan kuisioner yang berisi dua skala yaitu Dinni-Diffa Postpartum Scale dan Skala Dukungan Sosial Keluarga. Hasil penelitian antara dukungan sosial keluarga dan gejala depresi postpartum adalah nilai r = 0,235 dan p value = 0,001 (p < 0,05), artinya ada hubungan negatif yang signifikan antara hubungan sosial keluarga dengan gejala depresi postpartum. Hal ini menunjukkan semakin tinggi dukungan sosial keluarga yang di dapat, semakin rendah gejala depresi postpartum pada ibu pasca melahirkan.
No other version available