Art Original
Pengaruh Salinitas Dan Temperature Terhadap Efektivitas Bakteri Bacillus Sp Dalam Penurunan Viskositas Sebagai Salah Satu Alternatif Meor (microbial Enhanced Oil Recovery)
PENGARUH SALINITAS DAN TEMPERATURE TERHADAP EFEKTIVITAS BAKTERI BACILLUS SP DALAM PENURUNAN VISKOSITAS SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF MEOR (MICROBIAL ENHANCED OIL RECOVERY) APRIANTI 203210689 ABSTRAK Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) merupakan salah satu teknologi alternatif yang memanfaatkan mikroorganisme untuk meningkatkan produksi minyak bumi. Salah satu mikroorganisme yang sering digunakan dalam MEOR adalah bakteri Bacillus sp yang mampu menurunkan viskositas minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh salinitas dan temperatur terhadap efektivitas bakteri Bacillus sp. dalam menurunkan viskositas minyak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang menguji 8 sampel dengan salinitas yang berbeda yaitu 6000 ppm, 10.000 ppm, 30.000 ppm, 50.000 ppm, 100.000 ppm, 150.000 ppm, 200.000 ppm dan 220.000 ppm. Penelitian ini terdiri dari beberapa proses yaitu peremajaan bakteri bacillus sp, proses suspensi bakteri Bacillus sp, pengujian pH sebelum dan sesudah inkubasi dengan pH Meter, pengujian viskositas menggunakan redwood viscometer dan pengujian FTIR, Inkubasi sampel dilakukan di dalam water bath selama per tiga hari pada Temperatur 60oC, 70oC, 80oC dan 90oC. Dari penelitian ini, diperoleh hasil pada sampel dengan salinitas 150.000 ppm pada temperatur 80oC memberikan efek penurunan viskositas yang paling efektif yaitu 8,48 cp dengan persentase penurunan mencapai 38,06%. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara salinitas dan temperatur yang tepat secara signifikan dapat meningkatkan efektivitas bakteri Bacillus sp dalam mendegradasi minyak berat sehingga dapat meningkatkan efisiensi MEOR
No other version available