Art Original
Pengaruh Konsentrasi Terhadap Efektivitas Bakteri Bacillus Sp Dalam Menurunkan Viskositas Minyak Berat Sebagai Alternatif Meor
Minyak berat terbentuk akibat proses oksidasi, pemanasan, dan keberadaan air, yang mengubah sifat fisik dan kimianya sehingga membuatnya lebih kental dan sulit diolah. Salah satu metode yang efektif untuk mengatasi masalah ini melalui metode Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR) dengan memanfaatkan mikroba yang mampu menurunkan viskositas minyak dan meningkatkan produksi minyak. Dalam metode ini bakteri yang digunakan yaitu Bacillus sp yang merupakan jenis bakteri termofilik dan mempunyai kemampuan menguraikan rantai panjang karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bakteri Bacillus sp dalam mendegradasi minyak berat dengan menganalisis pertumbuhan bakteri, masa inkubasi, temperatur, pH, konsentrasi bakteri, viskositas, dan FTIR. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang diuji pada 6 sampel yang berbeda. Sampel 1 menggunakan minyak, sampel 2,3,4,5 merupakan campuran minyak + bakteri Bacillus sp A dengan konsentrasi bakteri 5%,10%,15%,20%, sampel 6 campuran minyak + bakteri Bacillus sp B sebanyak 10 ml. Penelitian ini terdiri dari proses peremajaan bakteri, inkubasi bakteri selama 12 hari, pengujian pH, perhitungan konsentrasi, pengujian viskositas, dan pengujian FTIR. Temperatur yang digunakan 60°C, 70°C, 80°C, 90°C. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwasannya viskositas bakteri Bacillus sp A konsentrasi 15% dengan nilai viskositas 7,94 cp pada temperatur 80°C lebih efektif dari Bacillus sp B sebanyak 10 ml dengan nilai viskositas 10,83 cp pada temperatur 80°C.
No other version available