Art Original
Pengaruh Komposisi Aluminium Dan Grafit Terhadap Konduktivitas Listrik Kekuatan Bending Dan Mikrostruktur Plat Konduktor Polimer
Plat konduktor polimer merupakan suatu jenis bahan konduktif yang terbuat dari bahan polimer yang memiliki kemampuan untuk menghantarkan listrik. Bahan polimer konduktif ini umumnya terdiri dari polimer yang telah dimodifikasi atau dicampur dengan bahan konduktif seperti karbon, logam, atau material lainnya untuk meningkatkan konduktivitas listriknya. Pelat konduktor polimer terdapat pada fuel cell. Fuel cell adalah suatu perangkat konversi energi, bekerja seperti baterai, dimana keduanya menghasilkan listrik dari proses reaksi elektrokimia. Proton Exchange Membrane Fuel Cell (PEMFC) merupakan jenis sel bahan bakar yang cocok untuk aplikasi pembangkit yang mandiri dan penggunaan yang stationer. Grafit adalah satu inti karbon yang merupakan konduktor listrik yang digunakan sebagai material elektroda pada lampu listrik, Aluminium merupakan salah satu unsur kimia yang paling tersebar luas di 16 km terluar kerak bumi. Penelitian ini membuat plat konduktor polimer berbahan komposit. Grafit memberikan konduktivitas utama, aluminium menambah konduktivitas dan kekuatan struktural, dan resin epoxy mengikat semua komponen sambil memberikan kekuatan dan ketahanan tambahan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi pada konduktor polimer. Penelitian dimulai dengan melakukan studi literatur, selanjutnya pembuatan pelat komposit dengan komposisi AL 40% - G 40% - R 20%, AL 50% - G 30% - RE 20 %, - AL 30-G 50- RE 20% (fraksi komposisi). Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa nilai konduktivitas listrik yang tinggi pada pesimen 1 dengan perbandingan komposisi 40:40:20 dengan nilai 0.486 S.cm-1 dan spesimen yang memiliki kekuatan bending yang tinggi yaitu spesimen 2 yaitu 5,5N/mm2 . Kata kunci: PEMFC, Grafit, Aluminium, Plat Bipolar
No other version available