Art Original
Strategi Darurat Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi Dalam Mengatasi Overetourism Saat Final Event Pacu Jalur Di Tepian Narosa
Banyaknya wisatawan yang berkunjung pada objek wisata pacu jalur di Tepian Narosa menimbulkan overtourism, hal ini menyebabkan ketidak nyamanan bagi wisatawan pacu jalur dan masyarakat sekitar objek wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi darurat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi dalam mengatasi overtourism saat final event pacu jalur di Tepian Narosa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi telah melaksanakan strategi darurat untuk mengatasi overtourism pada event pacu jalur di Tepian Narosa dengan cara pelaksanaan pacu jalur rayon yang bertujuan untuk menekan penonton pada event pacu jalur di Tepian Narosa dan penyediaan fasilitas berupa tenda untuk usaha menengah kebawah yang bertujuan untuk mengorganisir pedagang yang tersebar pada event pacu jalur di Tepian Narosa, namun strategi tersebut belum maksimal karena anggaran yang terbatas. Saran penelitian adalah Pentingnya ketersediaan anggaran yang cukup untuk memperbaiki hingga menyediakan fasilitas yang wisatawan butuhkan, kerjasama dengan pemerintah pusat hingga swasta untuk memaksimalkan pelaksanaan hingga penyediaan fasilitas pada kegiatan kebudayaan pacu jalur di Tepian Narosa, Tiket seharusnya dikenakan kepada seluruh wisatawan pacu jalur sehingga event pacu jalur dapat menyumbang APBD.
No other version available