Art Original
Kinerja Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (dlhk) Kota Pekanbaru Dalam Mengatasi Permasalahan Sampah Di Pasar Kodim
KINERJA BIDANG PENGELOLAAN SAMPAH DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN (DLHK) KOTA PEKANBARU DALAM MENGATASI PERMASALAHAN SAMPAH DI PASAR KODIM YOSSI FALENTINIA NPM : 207110162 Abstrak Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan di ketahui bahwa terdapat permasalahan terkait dengan Kinerja Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru yaitu Lambatnya proses pengangkatan sampah di Pasar Kodim, Lambatnya prose pembersihkan sampah di Pasar Kodim, Kondisi Pasar Kodim yang macet karena adanya penumpukan sampah di pinggir jalan, Kurang nyamannya pengunjung Pasar Kodim karena bau tak sedap dari tumpukan sampah yang tidak cepat di angkat oleh petugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kota pekanbaru dalam mengatasi permasalahan sampah di Pasar Kodim dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam kinerja Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kota pekanbaru dalam mengatasi permasalahan sampah di Pasar Kodim. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Secara keseluruhan pada hasil sebaran kuesioner terkait dengan Kinerja Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru dalam Mengatasi Permasalahan Sampah di Pasar Kodim dari segi Tujuan, secara umum memiliki tujuan untuk mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata rapi dan pasar kodim dapat di kelola dengan baik dalam hal pengelolaan sampah. Pada Standar berdasarkan SOP yang ada dan sesuai tupoksi dari Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kota Pekanbaru. Pada Umpan balik jika di bandingkan dari dulu yang sekarang jauh lebih baik tapi memang masih ada penumpukan di beberapa sisi pasar kodim. Pada Alat atau sarana beberapa armada dan fasilitas lainnya yang mulai rusak dan perlu ada perawatan dan perbaikan. Pada Kompetensi menurut latar belakang pendidikan petugas di lapangan tidak diperlukan karena yang dibutuhkan hanya fisik dan tenaga. Pada Motif Tenaga Harian Lepas jadi hitungannya harian berbeda dan untuk memang yang sudah PNS berbeda hitungan dan besarannya. Pada Peluang petugas di lapangan cenderung sering dapat bantuan atau bingkisan dan cukup di perhatikan oleh pemerintah kota. Namun masih ada kendala khususnya Sarana dan prasarana dan Sumber daya manusia.
No other version available