Art Original
Hubungan Suhu Permukaan Lahan Dan Intensitas Pemanfaatan Ruang Di Kota Padang Panjang
Urbanisasi meningkatkan permintaan akan lahan perkotaan, menyebabkan kepadatan bangunan yang tinggi dan berkurangnya lahan bervegetasi. Hal ini berdampak pada suhu permukaan lahan, yang telah mengalami kenaikan signifikan sejak abad ke-20 dan menciptakan Urban Heat Island (UHI). Di Indonesia, pertumbuhan ruang perkotaan terus meningkat, dengan alih fungsi lahan non-pertanian menjadi faktor utama. Kota Padang Panjang mengalami peningkatan pemukiman dan penurunan lahan vegetasi sebesar 42,5 ha, meningkatkan kerentanan terhadap UHI. Peraturan zonasi diperlukan untuk mengatur intensitas pemanfaatan ruang dan menjaga keseimbangan antara pemukiman, industri, perdagangan, dan ruang terbuka hijau. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah hubungan suhu permukaan lahan dan intensitas pemanfaatan ruang di Kota Padang Panjang, yang menjadi penting dalam kontribusi perencanaan kota yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, analisis Split Window Algorithm (SWA) dengan data dari Landsat 8 digunakan untuk mengidentifikasi suhu permukaan lahan di Kota Padang Panjang. Untuk mengidentifikasi intensitas pemanfaatan ruang dengan variabel operasional KDB, KDH dan KLB di Kota Padang Panjang digunakan data sekunder (data bangunan) yang bersumber dari Dinas PUPR Kota Padang Panjang. Analisis korelasi Pearson digunakan untuk mengidentifikasi hubungan suhu permukaan lahan dan intensitas pemanfaatan ruang di Kota Padang Panjang. Hasil identifikasi suhu permukaan lahan menunjukkan perbedaan suhu antara pusat perkotaan dan pinggiran sebesar 1-5°C, dengan rata-rata suhu 30,5°C dengan suhu tertinggi yang berada di pusat kota. Identifikasi intensitas pemanfaatan ruang menunjukkan bahwa rata-rata Koefisien Dasar Bangunan (KDB) di pusat kota sebesar 70%-80%, Koefisien Dasar Hijau (KDH) 20%-30%, dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) 0,7-1,6. Nilai KDB terendah ditemukan di area sawah Kelurahan Sigando, dan tertinggi di bangunan toko sepanjang Jalan Pasar Baru. Terdapat hubungan kuat antara suhu permukaan lahan dan intensitas pemanfaatan ruang; KDB dan KLB memiliki korelasi positif dengan suhu permukaan lahan, sedangkan KDH memiliki korelasi negatif.
No other version available