Art Original
Dinamika Kecenderungan Bunuh Diri Pada Penderita Depresi Dewasa Awal
Dewasa awal adalah masa di mana individu beranjak dari remaja ke dewasa. Pada masa ini kematangan individu bergantung pada perkembangan individu di masa-masa sebelumnya, salah satunya adalah proses pembentukan identitas diri pada masa remaja. Pada proses pembentukan identitas diri ini melibatkan banyak faktor yang disadari maupun tidak disadari hingga individu memasuki masa dewasa awal ini. Dalam proses ini individu akan rentan mengalami depresi. Salah satu dampak dari depresi adalah kecenderungan bunuh diri sebagai bentuk pelampiasan emosi negatif. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi dan teknik snowball sampling. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang, 2 perempuan dan 1 laki-laki di antaranya merupakan penderita depresi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi dan penggunaan alat ukur psikologi yaitu BDI (Beck Depression Inventory) sebagai skrining awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kecenderungan bunuh diridisebabkan adanya rasa kehilangan, selain itu juga dilakukan sebagai sarana untukmengungkapkan emosi-emosi negatif pada orang lain yang dirasakannya.sebagian besar faktor depresi yang muncul adalah faktor keluarga dan kejadian masa lalu. Berdasarkan teori Beck (1985) model kognitif depresi yang ditunjukkan pada penelitian ini yaitu pertama mereka cenderung memandang diri dan masa depannya secara negatif, kedua cenderung untuk menempatkan semua pengalaman ke dalam satu atau dua kategori yang berlawanan, Ketiga, subjek juga mengalami penurunan fungsi Kongnitif yang membuatnya tidak bisa melihat alternatif lain selain bunuh diri sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi.
No other version available