Art Original
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Moda Transportasi Penduduk Menuju Tempat Kerja Di Kecamatan Pangkalan Kerinci
Pemilihan moda terjadi sebagai akibat adanya kebutuhan akan pergerakan, dan pergerakan terjadi karena adanya proses pemenuhan kebutuhan. Perjalanan kerja merupakan perjalanan utama yang harus rutin dilakukan setiap orang setiap hari. Perjalanan jenis ini akan menimbulkan peningkatan yang besar terhadap volume lalu lintas karena dilakukan pada waktu jam-jam sibuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terhadap faktor faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi penduduk kerja di Kecamatan Pangkalan Kerinci menuju tempat kerja dan mengetahui pengaruh dari faktor yang paling dominan dalam memilih moda para pekerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik masyarakat dalam pemilihan moda transportasi. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis faktorfaktor yang dominan dalam mempengaruhi pemilihan moda transportasi penduduk menuju tempat kerja dengan analisis faktor metode Principal Component Analysis (PCA) dan analisis regresi linier berganda menggunakan software SPSS 26. Hasil penelitian ini yaitu faktor karakteristik pelaku perjalanan pada persentase 57% gender wanita, memiliki kendaraan pribadi 93%, memiliki SIM 70%, golongan pendapatan dengan 1.000.000-3.000.000 pada persentase 47%. Faktor karakteristik perjalanan pada persentase 46% jarak < 1 km, waktu terjadinya perjalanan pada pagi hari 89%. Faktor karakteristik fasilitas sistem transportasi pada persentase 60% lama perjalanan < 15 menit, biaya perjalanan < 15.000 pada persentase 51%, pertimbangan keamanan 97%, pertimbangan kenyamanan 94%. Pada pengolahan data menggunakan analisis faktor PCA terdapat 7 faktor yang dominan yaitu kepemilikan kendaraan, kepemilikan SIM, pendapatan, jarak, lama perjalanan, biaya, kenyamanan. Hasil persamaan regresi diperoleh Y = 0.860 + 0.385 X1 + 0.014 X2.
No other version available