Art Original
Hubungan Antara Body Dissatisfaction Dengan Perilaku Diet Pada Siswa Sman 10 Pekanbaru
Setiap individu memiliki keinginan untuk berpenampilan sempurna di depan orang-orang, keinginan inilah yang dapat membuat kekhawatiran seseorang timbul dan menjadikan seorang individu melakukan hal-hal agar penampilannya terlihat menarik seperti melakukan diet. Salah satu faktor eksternal dari perilaku diet yaitu body dissatisfaction. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dengan perilaku diet pada siswa SMAN 10 Pekanbaru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala perilaku diet yang diadaptasi dari Asmed (2021) berdasarkan teori Ruderman (1986) terdiri dari 35 aitem dan skala body dissatisfaction yang diadaptasi dari Asmed (2021) berdasarkan teori Thompson (1994) yang terdiri dari 34 aitem. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 299 siswa SMAN 10 Pekanbaru dengan teknik stratified random sampling. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Spearman Rho. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai korelasi 0,340 dengan nilai sig 0,00 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara body dissatisfaction dengan perilaku diet pada siswa SMAN 10 Pekanbaru. Artinya semakin tinggi body dissatisfaction maka semakin tinggi perilaku diet pada siswa SMAN 10 Pekanbaru, semakin rendah body dissatisfaction maka semakin rendah perilaku diet pada siswa SMAN 10 Pekanbaru.
No other version available