Art Original
Analisis Performa Enam Backend Javascript Framework Menggunakan Runtime Javascript Bun Dengan Metode Get, Post, Put Dan Delete
Di era modern ini, teknologi informasi berperan penting dalam pengembangan aplikasi berbasis web. Dalam pengembangan aplikasi, pemilihan framework backend yang optimal menjadi tantangan tersendiri bagi pengembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa enam framework backend javascript express.js, hapi.js, koa, fastify, nest, dan elysia dengan menggunakan runtime Bun. Metode yang digunakan yaitu permintaan HTTP GET, POST, PUT, dan DELETE, pengujian ini menggunakan tools Apache Benchmark dan Mitata.js. Pengujian diukur berdasarkan empat parameter utama yaitu time taken for test, requests per second, time per request, dan transfer rate. Hasil penelitian dengan menggunakan apache benchmark menunjukkan bahwa elysia mendominasi dengan 143 poin pengujian berdasarkan total poin framework dari parameter yang diuji, 142 poin pengujian berdasarkan jumlah data, 148 poin pengujian berdasarkan permintaan dan concurrency, serta memiliki 32 poin pengujian berdasarkan weight scoring system, diikuti dengan fastify menempati posisi kedua dengan 38 poin pengujian berdasarkan total poin framework dari parameter yang diuji, 41 poin pengujian berdasarkan jumlah data, 43 poin pengujian berdasarkan permintaan dan concurrency, serta mencatat 7 poin pengujian dalam weight scoring system. Hasil pengujian dengan tools mitatajs terlihat bahwa express menunjukkan performa terbaik dengan frekuensi tertinggi, yaitu sebanyak 7 poin pengujian, diikuti dengan elysia dan koa masing-masing memiliki frekuensi 5 poin pengujian. Jadi, secara keseluruhan bahwa framework elysia dan fastify yang paling unggul dan mendominasi seluruh pengujian.
No other version available