Art Original
Pengaruh Variasi Campuran Komposit Serat Pelepah Pinang Dan Serbuk Kayu Akasia Dengan Matriks Resin Epoxy Terhadap Kekuatan Mekanik
Material komposit yang berpenguat serat terutama serat alam merupakan material alternatif yang sangat menguntungkan. Tanaman yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai serat penguat material komposit adalah serat pelepah pinang dan serbuk kayu akasia. Penelitian ini bertujuan untuk membuat papan komposit dengan material campuran serat pinang dan serbuk kayu dipilih dalam pembuatan papan partikel komposit karena memiliki unsur selulosa dan mudah didapatkan dengan harga yang murah dengan matriks resin epoxy. Pada penelitian ini, perlakuan variasi campuran komposit serat pelepah pinang 20% : serbuk kayu akasia 30% : epoxy 50%, serat pelepah pinang 25% : serbuk kayu akasia 25% : epoxy 50% dan serat pelepah pinang 30% : serbuk kayu akasia 20% : epoxy 50%. Hasij uji kekuatan tarik tertinggi terjadi pada spesimen 3 dengan variasi komposit serat pelepah pinang 30% : serbuk kayu akasia 20% : resin epoxy 50% mempuyai nilai kekuatan tarik yaitu 17,57 MPa. Harga impact tertinggi terjadi pada spesimen 3 sebesar 0,502 Joule/mm2 . Hal ini karena adanya serat pelepah pinang semakin besar campuran dan serat mampu menahan gaya-gaya searah sehingga mengakibatkan peningkatan nilai kekuatan tarik dan harga impact. Hasil pengamatan makrostruktur terlihat serat yang terputus (fiber break) pada spesimen 1 dan terlihat serat yang tercabut keluar (fiber pull out) spesimen 2 dan spesimen 3 karena beban terdistribusi sampai ke serat yang menyebabkan serat tertarik keluar lebih dominan dengan komposisi serat yang lebih besar.
No other version available