Art Original
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Kelas Viii Smp Negeri 2 Tapung Hilir Kabupaten Kampar Pada Materi Pola Bilangan Ditinjau Dari Kecemasan Belajar
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan belajar yang dialami siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tapung Hilir, Jenis kesulitan belajar siswa pada materi pola bilangan di kelas VIII SMP Negeri 2 Tapung Hilir di tinjau dari kecemasan belajar dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi pola bilangan di kelas VIII SMP Negeri 2 Tapung Hilir di tinjau dari kecemasan belajar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 2 Tapung Hilir Tahun Ajaran 2022/2023 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan teknik angket. Teknik analisis data secara peritem maupun perindikator. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kecemasan belajar yang dialami siswa pada materi pola bilangan yaitu diperoleh 15 siswa dengan kategori kecemasan sangat tinggi, 9 siswa dengan kategori kecemasan tinggi, 3 siswa dengan kategori kecemasan rendah dan 3 siswa dengan kategori kecemasan sangat rendah. Jenis kesulitan belajar ditinjau dari kecemasan belajar yaitu: a) siswa dengan tingkat kecemasan sangat tinggi mengalami kesulitan dalam mempelajari konsep 76,11%, kesulitan dalam menggunakan prinsip 96,67% dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal 98,33%. b) Siswa dengan tingkat kecemasan tinggi mengalami kesulitan dalam mempelajari konsep 47,22%, kesulitan dalam menggunakan prinsip 90,74%, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal 90,74%. c) Siswa dengan tingkat kecemasan rendah mengalami kesulitan dalam mempelajari konsep 36,11%, kesulitan dalam menggunakan prinsip 38,89%, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal 100%. d) Siswa dengan tingkat kecemasan sangat rendah mengalami kesulitan dalam mempelajari konsep 25%, kesulitan dalam menggunakan prinsip 33,33%, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal 58,33%. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar ditinjau dari kecemasan belajar yaitu: a) Siswa dengan tingkat kecemasan sangat tinggi memiliki faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar tertinggi adalah lingkungan masyarakat 70,83%. b) Siswa dengan tingkat kecemasan tinggi memiliki faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar tertinggi adalah intelegensi 69,44% dan lingkungan masyarakat 69,44%. c) Siswa dengan tingkat kecemasan rendah memiliki faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar tertinggi adalah motivasi 68,75%. d) Siswa dengan tingkat kecemasan sangat rendah memiliki faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar tertinggi adalah motivasi 70,83%.
No other version available