Art Original
Pengaruh Kotoran Puyuh Dan Npk Organik Terhadap Produksi Tanaman Mentimun (cucumis Sativus L.)
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Jalan Kaharudin Nasution KM 11 No.133, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi dan utama Kotoran Puyuh dan NPK Organik terhadap produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan dimulai bulan Oktober 2022 sampai dengan Januari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis Kotoran Puyuh (faktor P) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 0,8, 1,6 dan 2,4 kg/plot. dan Faktor kedua menggunakan NPK organik (faktor N) terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 7,5, 15 dan 22,5 g/tanaman. Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah umur berbunga, persentase putik menjadi buah, umur panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per pertanaman, berat buah per buah dan jumlah buah sisa. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dan diuji lanjut BNJ taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa interaksi pemberian Kotoran Puyuh dan NPK organik memberikan pengaruh nyata terhadap parameter jumlah buah per tanaman, berat buah per pertanaman dan berat buah per buah. Perlakuan terbaik Kotoran Puyuh dosis 1,6 kg/plot dan NPK organik 22,5 g/tanaman. Pengaruh utama Kotoran Puyuh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah Kotoran Puyuh dosis 1,6 kg/plot. Pengaruh utama NPK organik nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah NPK organik dosis 22,5 g/tanaman.
No other version available