Art Original
Campur Kode Dalam Program Acara Lapor Pak! Di Stasiun Televisi Trans 7
ABSTRAK Afdalu Vikra S. 2024. Skripsi. Campur Kode dalam Program Acara Lapor Pak! di Stasiun Televisi Trans 7. Nama penggunaan bahasa tersebut harus sesuai dengan fungsi, situasi, dan kondisi berbahasa itu sendiri salah satu terjadi di program Lapor Pak! karena terdapat lebih dari satu bahasa yang sering digunakan dalam acara televisi, akhirnya menjadikan pengguna pencampuran bahasa itulah yang dinamakan campur kode. Campur kode pada umunya tidak hanya digunakan dalam proses interaksi antara individu maupun kelompok, melainkan dapat digunakan pada karya sastra, salah satunya adalah acara televisi. Penelitian ini mengkaji tentang campur kode dalam program Lapor Pak! dengan masalah penelitian bagaimanakah jenis campur kode dalam program Lapor Pak! di Stasiun Televisi Trans 7. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis, menginterprestasikan dan menyimpulkan jenis campur kode dalam program Lapor Pak! di Stasiun Televisi Trans 7. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Sosiolinguistik dan Bilingualisme. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu content analysis. Teknik pengumpulan dalam penelitian menggunakan teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian episode Andhika Jadi Komandan Demi “Ibunda” dan Sujiwo Tejo terdapat 18 data yaitu jenis campur kode ke dalam yang terdapat 5 data sedangkan jenis campur kode ke luar terdapat 13 data. Sedangkan episode Kunjungan Greg Nwokolo & Andrea Henriette terdapat 40 data yaitu jenis campur kode ke dalam yang terdapat 5 data sedangkan jenis campur kode ke luar terdapat 34 data. Jenis campur kode dalam tuturan pemain Lapor Pak! di Stasiun Televisi Trans 7berupa campur kode ke dalam dan campur kode ke luar.
No other version available